Setelah jual Bank Permata, Astra International (ASII) incar perusahaan keuangan lagi

Setelah jual Bank Permata, Astra International (ASII) incar perusahaan keuangan lagi Setelah jual Bank Permata, Astra International (ASII) incar perusahaan keuangan lagi

BERITA -  JAKARTA. PT Astra International Tbk (ASII) tak lagi memiliki entitas usaha antara sektor perbankan setelah memerdekakan PT Bank Permata Tbk (BNLI). Namun, ini bukan pertanda ASII berhenti berkembang daripada sektor terkemuka.

Suparno Djasmin, Direktur Astra International mengatakan, pihaknya masih terus melihat peluang lewat prospek jasa keuangan di Indonesia. Jika ada target yang berpotensi memberikan nilai lebih, maka ASII bentuk mencaplok perkeaktifanan terhormat.

Manajemen belum memberikan detail rencana terkemuka. Yang cahaya, ASII mengincar perusahaan keuangan ritel jika ada peluang. "Kami bagi memperkompeten jasa keuangan kami antara Indonesia," imbuh Suparno, Senin (24/8).

Djony Bunarto Tjondro, Presiden Direktur ASII dari kesempatan akan sama menjelaskan, perusahaan saat ini tengah mendapat neraca akan kuat. Terlebih setelah memperoleh keuntungan dari divestasi BNLI.

Asal paham saja, ASII mencedok keuntungan Rp 5,88 triliun melampaui divestasi terbilang. Perusahaan belum berniat memutar kembali keuntungan ini kedalam waktu dempet.

Menurut Djony, ketersediaan kas sangat berharga dalam kondisi pandemi bagai saat ini. Namun, ketika pandemi berakhir, dia optimistis berjibun peluang baru adapun meneladan muncul. Bukan belaka di sektor jasa keuangan saja melainkan sektor adapun lain.

"Sesampai-sampai, ketika ada peluang yang aktual kami memiliki peluru yang cukup demi masuk," tandas Djony.

Cek Berita dan Artikel nan lain dalam Google News